Merk dengan klaim daya 3 Watt ini memang cukup sulit didapatkan, tidak seperti Philips LED.
Harganya memang sedikit lebih mahal dan secara dimensi sedikit lebih mungil jika dibanding dengan merk Philips untuk daya yang sama. Made In Indonesia !!! Tumben :)
Monday, May 8, 2017
Thursday, May 4, 2017
Tes kapasitas baterai 18650 bekas
Harga baterai Li-Ion tipe 18650 memang cukup mahal untuk merk ternama, umumnya dikisaran Rp 50.000 hingga Rp 100.000 perbiji untuk kapasitas 3000 ~ 3500 mAh. Di beberapa toko online mulai menjamur Baterai Li-Ion bekas dengan harga yang terjangkau kisaran Rp 8.000 ~ 25.000 perbijinya tergantung kapasitas atau "grade" baterainya itu sendiri.
Saya coba ambil dari beberapa "sumber" masing-masing 2 biji sebagai bahan uji coba untuk mengetahui performa baterainya itu sendiri. 2 merk dan 4 tipe.
Saya coba ambil dari beberapa "sumber" masing-masing 2 biji sebagai bahan uji coba untuk mengetahui performa baterainya itu sendiri. 2 merk dan 4 tipe.
Thursday, April 20, 2017
XL6009 as Constant Current Boost LED Driver HV
Melanjutkan dari tulisan sebelumnya tentang cara memodifikasi kit Step Up XL6009 dari CV menjadi CC.
Maksimum 35Volt output dirasa masih kurang nendang, ini ada suplemen baru agar output bisa dipush hingga limit yakni 60VDC
Tahapan pertama, babat komponen seperti gambar dibawah. Kapasitor output, Dioda, VR, dan Resistor. Jangan kupa untuk memotong jalur yang menuju OUT- baik dibagian ATAS maupun BAWAH PCB, cek menggunakan Multimeter untuk memastikan bahwa OUT- sudah tidak tersambung dengan IN-.
Maksimum 35Volt output dirasa masih kurang nendang, ini ada suplemen baru agar output bisa dipush hingga limit yakni 60VDC
Tahapan pertama, babat komponen seperti gambar dibawah. Kapasitor output, Dioda, VR, dan Resistor. Jangan kupa untuk memotong jalur yang menuju OUT- baik dibagian ATAS maupun BAWAH PCB, cek menggunakan Multimeter untuk memastikan bahwa OUT- sudah tidak tersambung dengan IN-.
Monday, April 10, 2017
Step-Up XL6009 as Constant Current Boost LED Driver
Kit step-up ini bisa dibilang berhamburan di toko elektronik maupun toko online. Harganya terjangkau dan kualitasnya juga lumayan lah. You've got what you pay !
Sebenarnya secara default kit ini sudah bisa digunakan sebagai supply led akan tetapi menggunakan mode Contant Voltage. Cukup ribet mengingat kita harus setting tegangan secara perlahan-lahan sambil membaca arus dibagian output. Lagipula LED itu lebih asyik jika di drive menggunakan Constant Current, cukup setting arus keluaran yang diinginkan maka tegangan dengan sendiri akan menyesuaikan. Be Smart !!
Pertama-tama copot komponen Trimpot/VR dan Resistor 1K3 didekat Induktor dan potong jalur Output Negatif (OUT-) baik pada bagian atas maupun bawah PCB. Ukur menggunakan multimeter untuk memastikan jalur tersebut telah terpisah dari Input Negatif (IN-)
Sebenarnya secara default kit ini sudah bisa digunakan sebagai supply led akan tetapi menggunakan mode Contant Voltage. Cukup ribet mengingat kita harus setting tegangan secara perlahan-lahan sambil membaca arus dibagian output. Lagipula LED itu lebih asyik jika di drive menggunakan Constant Current, cukup setting arus keluaran yang diinginkan maka tegangan dengan sendiri akan menyesuaikan. Be Smart !!
Pertama-tama copot komponen Trimpot/VR dan Resistor 1K3 didekat Induktor dan potong jalur Output Negatif (OUT-) baik pada bagian atas maupun bawah PCB. Ukur menggunakan multimeter untuk memastikan jalur tersebut telah terpisah dari Input Negatif (IN-)
Tuesday, February 21, 2017
DIY Li-Ion 18650 SUPER CHARGER
Biasanya saya mengandalkan Nitecore i4 untuk mengecas koleksi baterai 18650 akan tetappi lama kelamaan bosen juga harus menunggu semalaman untuk mengecas 4 buah baterai dengan kapasitas 4 x 3000mAh. Terpikir untuk membuat sendiri charger, dengan style tentunya.
Kontroler menggunakan TP5100 yang sudah cukup "teruji" menurut saya. Tetap setia menggunakan program Eagle dalam pembuatan layout. Pemisahan PCB Controller dan Mainboard semata-mata untuk mempermudah jika saya ingin mengganti dengan kontroler lain dimasa yang akan datang.
Kontroler menggunakan TP5100 yang sudah cukup "teruji" menurut saya. Tetap setia menggunakan program Eagle dalam pembuatan layout. Pemisahan PCB Controller dan Mainboard semata-mata untuk mempermudah jika saya ingin mengganti dengan kontroler lain dimasa yang akan datang.
Labels:
18650 Charger,
Keystone 1048,
Li-Ion Charger,
Nitecore i4,
SuperCharger,
TP5100
Subscribe to:
Posts (Atom)

