Biasanya saya ditemani dengan Hantek DSO8060 handheld scope untuk mengamati output dari amplifier yang saya rakit, tapi kali ini scope kesayangan saya ini kedatangan teman barunya.
Rigol DS1074Z bench scope, merupakan salah satu lini terbaru dari Rigol. Bahkan jika anda mencoba melihat di situs rigolna.com produk ini belum terpampang di sana dikarenakan untuk saat ini hanya dijual secara lokal di Negeri Tirai Bambu. Sebenarnya ada tipe lainnya yang dilengkapi dengan arbitrary waveform generator yakni DS1074Z-S, hanya saja dikarenakan saya sudah mempunyai DSO8060 yang didalamnya tersedia function gen, option DS1074Z tanpa embel-embel S jadi pilihan saya selain harganya yang berbeda cukup jauh untuk seorang kuli seperti saya :)
Monday, July 29, 2013
Sunday, June 2, 2013
FH020AA FET SHUNT vs D.I.Y (SCR Shunt & Series type)
Kebetulan saya sudah mencoba 2 macam "kiprok" D.I.Y,
satu SCR Shunt Based (pernah saya posting sebelumnya) dan satu lagi Series type
Sunday, March 31, 2013
Shindengen FH020AA Rectifier/Regulator
Iseng-iseng browsing barang di ebay, malah ketemu ini
Dari segi build quality, saya cuma bisa komentar "jempol". Dimensi yang cukup bongsor dan bagian belakang dari R/R ini menggunakan plat semacam aluminium yang mungkin bertujuan untuk mempercepat perpindahan panas secara konduksi memanfaatkan rangka/body motor sebagai media pelepasan panasnya.
Saturday, November 3, 2012
SemiSouth ?
http://www.diyaudio.com/forums/pass-labs/222098-semisouth-goes-dodo-what-now.html
Mungkin update beritanya agak telat, tapi saya rasa gak ada masalah
Silahkan diburu sebelum jadi "mahluk langka" :)
Mungkin update beritanya agak telat, tapi saya rasa gak ada masalah
Silahkan diburu sebelum jadi "mahluk langka" :)
Thursday, July 5, 2012
DIY Motorcycle Regulator / Rectifier
"Kiprok" dalam bahasa gaulnya, merupakan komponen yang fungsinya cukup vital pada kendaraan bermotor, karena komponen inilah yang menyearahkan sekaligus me-regulasi tegangan dari spul (alternator), untuk selanjutnya diberikan kepada aki sebagai media penyimpan energi.
Untuk yang akan menerapkan beban kelas berat semacam lampu halogen, HID, ataupun klakson truk pada motor kesayangannya, modifikasi pada bagian spul dan kiprok sangat diperlukan terutama bagi kendaraannya yang masih menganut sistem half wave contohnya motor saya sendiri :).
Skema kiprok dapat dilihat pada forum ini, dengan sedikit perubahan/modifikasi nilai komponen dan spul kendaraan yang dipakai. Saya menghapus 2 diode dan 1 thyristor, karena motor butut saya masih menggunakan single phase bukan triple phase seperti pada forum tersebut.
Kalau dilihat skema yang cukup simpel, hanya "sensing circuit" yang dibutuhkan untuk mengatur kapan saatnya thyristor mulai bekerja ditambah rangkaian penyearah. Thyristor disini digunakan sebagai shunting device, dengan cara "membuang" tegangan berlebih ke ground.
Untuk layout, saya memisahkan antara sensing circuit dari penyearah dan thyristor dengan maksud agar sensing circuit dapat diletakkan sedekat mungkin dengan aki (media yang akan di sensing), juga lebih memudahkan dalam memodifikasi sensing circuit yang akan dipakai. Jadi kalau dirasa masih kurang "sreg" dengan performa sensing circuit yang ada, bisa diganti dengan versi lainnya misalnya ini (menggunakan op-amp yang bekerja layaknya comparator).
Untuk yang akan menerapkan beban kelas berat semacam lampu halogen, HID, ataupun klakson truk pada motor kesayangannya, modifikasi pada bagian spul dan kiprok sangat diperlukan terutama bagi kendaraannya yang masih menganut sistem half wave contohnya motor saya sendiri :).
Skema kiprok dapat dilihat pada forum ini, dengan sedikit perubahan/modifikasi nilai komponen dan spul kendaraan yang dipakai. Saya menghapus 2 diode dan 1 thyristor, karena motor butut saya masih menggunakan single phase bukan triple phase seperti pada forum tersebut.
Kalau dilihat skema yang cukup simpel, hanya "sensing circuit" yang dibutuhkan untuk mengatur kapan saatnya thyristor mulai bekerja ditambah rangkaian penyearah. Thyristor disini digunakan sebagai shunting device, dengan cara "membuang" tegangan berlebih ke ground.
Untuk layout, saya memisahkan antara sensing circuit dari penyearah dan thyristor dengan maksud agar sensing circuit dapat diletakkan sedekat mungkin dengan aki (media yang akan di sensing), juga lebih memudahkan dalam memodifikasi sensing circuit yang akan dipakai. Jadi kalau dirasa masih kurang "sreg" dengan performa sensing circuit yang ada, bisa diganti dengan versi lainnya misalnya ini (menggunakan op-amp yang bekerja layaknya comparator).
Subscribe to:
Posts (Atom)
