Komponen yang digunakan juga nothing special.
- LM3886T
- Elna SILMIC II 3300uF/50V
- Nichicon MUSE 47uF/16V
- Wima MKP10 220nF/400V
- Wima MKS 100nF/100V
- Dale RN60 Resistor
- 2Watt MOX Resistor
Power supply yang digunakan juga simpel, hanya rectifier dan beberapa capacitor. Trafo dengan CT output +/- 25VAC buatan BELL hanya saja bagian centre tap saya belah karena power supply menggunakan tipe dual secondary. Caranya cukup simpel,
- Robek kertas yang posisinya dekat dengan Center Tap dan ~25VAC output.
Wednesday, April 29, 2015
Sunday, May 25, 2014
Kwak Clock 7
Kebetulan DAC sebelumnya sudah menyediakan tempat untuk External Clock. Tapi baru kali ini saya tertarik untuk menggunakannya. Sesuai dengan namanya Kwak Clock 7 (didesain oleh Elso Kwak), saya tertarik dengan desainnya karena cukup simpel dan komponen yang digunakan termasuk kategori yang mudah didapat (mungkin hanya comparator dan N Channel RF amplifier yang sedikit sulit didapatkan) karena saya terpaksa beli dari Digikey untuk kedua komponen tersebut.
Layout Kwak Clock 7 pada bagian kanan, skema standar apa adanya tanpa ada yang perlu dirubah.
Layout Kwak Clock 7 pada bagian kanan, skema standar apa adanya tanpa ada yang perlu dirubah.
Thursday, October 17, 2013
Active Rectifier (LT4320 Ideal Bridge Rectifier)
Disalin dari WIKIPEDIA, Replacing a diode with an actively controlled switching element such as a MOSFET is the heart of active rectification. Yang menarik adalah selisih dissipasi yang terjadi jika dibandingkan dengan tipe konvensional.
Dissipasi Diode = Vf x I
Dissipasi MOSFET = I^2 x RdsOn
Skema yang digunakan masih "mirip" dengan rektifikasi pada umumnya, hanya saja "diode" dilengserkan sebagai gantinya digunakan MOSFET. Tentu saja dibutuhkan "sensing/driver circuit" yang berguna untuk mengatur kapan dan mosfet mana yang harus on/off secara bergantian.
Dissipasi Diode = Vf x I
Dissipasi MOSFET = I^2 x RdsOn
Skema yang digunakan masih "mirip" dengan rektifikasi pada umumnya, hanya saja "diode" dilengserkan sebagai gantinya digunakan MOSFET. Tentu saja dibutuhkan "sensing/driver circuit" yang berguna untuk mengatur kapan dan mosfet mana yang harus on/off secara bergantian.
Monday, July 29, 2013
Rigol DS1074Z Oscilloscope
Biasanya saya ditemani dengan Hantek DSO8060 handheld scope untuk mengamati output dari amplifier yang saya rakit, tapi kali ini scope kesayangan saya ini kedatangan teman barunya.
Rigol DS1074Z bench scope, merupakan salah satu lini terbaru dari Rigol. Bahkan jika anda mencoba melihat di situs rigolna.com produk ini belum terpampang di sana dikarenakan untuk saat ini hanya dijual secara lokal di Negeri Tirai Bambu. Sebenarnya ada tipe lainnya yang dilengkapi dengan arbitrary waveform generator yakni DS1074Z-S, hanya saja dikarenakan saya sudah mempunyai DSO8060 yang didalamnya tersedia function gen, option DS1074Z tanpa embel-embel S jadi pilihan saya selain harganya yang berbeda cukup jauh untuk seorang kuli seperti saya :)
Rigol DS1074Z bench scope, merupakan salah satu lini terbaru dari Rigol. Bahkan jika anda mencoba melihat di situs rigolna.com produk ini belum terpampang di sana dikarenakan untuk saat ini hanya dijual secara lokal di Negeri Tirai Bambu. Sebenarnya ada tipe lainnya yang dilengkapi dengan arbitrary waveform generator yakni DS1074Z-S, hanya saja dikarenakan saya sudah mempunyai DSO8060 yang didalamnya tersedia function gen, option DS1074Z tanpa embel-embel S jadi pilihan saya selain harganya yang berbeda cukup jauh untuk seorang kuli seperti saya :)
Sunday, June 2, 2013
FH020AA FET SHUNT vs D.I.Y (SCR Shunt & Series type)
Kebetulan saya sudah mencoba 2 macam "kiprok" D.I.Y,
satu SCR Shunt Based (pernah saya posting sebelumnya) dan satu lagi Series type
Subscribe to:
Posts (Atom)

