Wednesday, November 25, 2015

Poorman Variac

Jreng.....Jreng.....


Pastinya sudah tidak asing lagi gambar diatas. Kombinasi antara warna merah dan putih dengan dominan merah menjadi ciri khasnya. STAVOLT, bahasa kerennya. Menjadi piranti yang bisa dibilang wajib hadir, terutama buat yang tinggal di pelosok dengan asupan listrik yang cukup fluktuatif bahkan di kota besar sekalipun piranti diatas masih sering digunakan.

Saat melihat video Frankentracer (SIT curve tracer oleh M. Rothacher), satu peranti menarik perhatian saya yakni Variac (Variable AC). Terlihat dalam video tersebut, subjek dengan mudahnya menyesuaikan tegangan output dari trafo pada layar/grid di oscillosope.

Saturday, October 3, 2015

Simple load test power transformer



Sebenarnya cukup banyak merk trafo lokal (tipe EL) yang umum didapatkan biasanya ERA, BGR, dan masih banyak lagi. Line-up cukup lengkap pula, hanya saja untuk tegangan yang agak rendah dengan rating arus yang tinggi umumnya tidak tersedia.
Mungkin bisa dibuat “kojel-kojel”  bagi para DIYer di negeri ini untuk mencari power transformer  tegangan agak rendah (15-18VAC) dengan current yang memadai (>5A) apalagi bagi “nubitol” semacam saya ini. Pernah terpikir untuk impor dari luar sana, tapi jumlah ongkos kirim yang fantastis (tau sendiri lah berat trafo yang “naujibile”) membuat ciut dompet saya he..he..he.. Opsi kepepet umumnya ya custom trafo, tapi harganya bisa bikin “kojel-kojel”. 

Wednesday, April 29, 2015

Gainclone LM3886 / LM3876 (Bagian 3)

Komponen yang digunakan juga nothing special.
- LM3886T
- Elna SILMIC II 3300uF/50V
- Nichicon MUSE 47uF/16V
- Wima MKP10 220nF/400V
- Wima MKS 100nF/100V
- Dale RN60 Resistor
- 2Watt MOX Resistor

Power supply yang digunakan juga simpel, hanya rectifier dan beberapa capacitor. Trafo dengan CT output +/- 25VAC buatan BELL hanya saja bagian centre tap saya belah karena power supply menggunakan tipe dual secondary. Caranya cukup simpel,
- Robek kertas yang posisinya dekat dengan Center Tap dan ~25VAC output.

Sunday, May 25, 2014

Kwak Clock 7

Kebetulan DAC sebelumnya sudah menyediakan tempat untuk External Clock. Tapi baru kali ini saya tertarik untuk menggunakannya. Sesuai dengan namanya Kwak Clock 7 (didesain oleh Elso Kwak), saya tertarik dengan desainnya karena cukup simpel dan komponen yang digunakan termasuk kategori yang mudah didapat (mungkin hanya comparator dan N Channel RF amplifier  yang sedikit sulit didapatkan) karena saya terpaksa beli dari Digikey untuk kedua komponen tersebut.

Layout Kwak Clock 7 pada bagian kanan, skema standar apa adanya tanpa ada yang perlu dirubah.

Thursday, October 17, 2013

Active Rectifier (LT4320 Ideal Bridge Rectifier)


Disalin dari WIKIPEDIA, Replacing a diode with an actively controlled switching element such as a MOSFET is the heart of active rectification. Yang menarik adalah selisih dissipasi yang terjadi jika dibandingkan dengan tipe konvensional.
Dissipasi Diode  = Vf x I
Dissipasi MOSFET = I^2 x RdsOn




Skema yang digunakan masih "mirip" dengan rektifikasi pada umumnya, hanya saja "diode" dilengserkan sebagai gantinya digunakan MOSFET. Tentu saja dibutuhkan "sensing/driver circuit" yang berguna untuk mengatur kapan dan mosfet mana yang harus on/off secara bergantian.