Saturday, September 24, 2016

PAM8610 Class D Amplifier Review

Sebelum ini saya telah menyinggung masalah PAM8403 Amplifier, dan saya hanya merasa kurang dengan output power yang dihasilkan.

Saya tertarik dengan saudaranya yakni PAM8610. Power yang sedikit lebih besar dari adiknya dan harganya juga masih terjangkau yakni kisaran ~ Rp 30.000 di Toko Online ternama. Coba bungkus satu buat eksperimen.

Satu hal yang agak down side menurut saya adalah dibutuhkannya 12VDC Input, artinya saya tidak bisa menggunakan Power Bank sebagaimana adiknya. Akan tetapi masih bisa saya mentolerir karena kebetulan saya memiliki Aki yang biasanya saya gunakan sebagai sumber/daya penerangan saat listrik padam. Maklum tinggal di pelosok dan sangat rentan dengan hal tersebut.


Saturday, September 10, 2016

Bedah / Teardown Philips LED 7W (E27)

Balik ke LED lagi dan lagi, kebetulan barusan ambil buat dipasang di teras rumah. Lumayan kalau di belah terlebih dahulu isinya sebelum dipasang.

Bentuk base lampunya sendiri mirip dengan seri 3 Watt dengan heatsink sekunder yang di mold langsung bersama casing.


Monday, September 5, 2016

PAM8403 Class D Amplifier Review

Kali ini saya tertarik mencoba Amplifier murah meriah PAM8403 buatan Diodes Inc.
Output 3W @ 4 Ohm load dengan power supply 5VDC, cocok untuk tempat saya yang PLNnya sering mati suri
Cukup menggunakan Power Bank and that's it !

Saya membeli dari salah satu situs jual beli online ternama di Indonesia dengan harga Rp 14.500
sebenarnya banyak variannya, hanya saja saya lebih memilih versi dengan Volume control untuk memudahkan saat pengoperasiannya


Potensiometer yang digunakan memiliki fitur switch, jadi saat diputar berlawanan arah jarum jam sampai mentok akan terdengar bunyi klik
yang berarti switch dalam kondisi off, perfect!
Dimensinya cukup mungil sekitar 30 x 20 mm dengan tinggi potensio kisaran 15mm

Monday, April 18, 2016

Lampu LED (lagi) Philips LED 3 Watt dan 4 Watt Gen 4

Sesuai judulnya, LED ini generasi terbaru dari Philips. Modelnya agak lonjong, dengan daya output 3W dan 4W. Sekilas, dari penampakannya kedua model tersebut bak pinang dibelah kampak. Tetapi setelah dibedah, ternyata berbeda total. Mulai dari emitter yang digunakan, konstruksi casing, dan driver.


Kita mulai dari konstruksi casing. Untuk model 3W cangkang bagian luar menggunakan bahan semacam "plastik" dan di bagian dalam menggunakan aluminium yang dicetak/mold menyatu sedangkan untuk model 4W casing aluminium bagian dalam dapat terpisah dari cangkang luarnya.
Untuk dimitter, 3W menggunakan 12x 2016 (2.0 x 1.6 mm) dan 4W menggunakan 7x 2835 (2.8 x 3.5mm) entah siapa produsen dari emitter ini.
Beralih ke driver, 3W menggunakan rangkaian yang sangat simpel berbeda dengan 4W yang menggunakan constant current ic controller. 

Monday, March 28, 2016

TDA7293 TDA7294

Memang nama TDA7293 atau saudaranya TDA7294 kurang begitu tenar, terlebih jika dibandingkan LM3886 atau LM3875 bahkan LM1875. Termasuk di situs forum audio, IC buatan ST Semiconductor ini memang tidak begitu sering dibahas. Padahal jika melihat beberapa postingan di forum tersebut, IC ini juga dipakai di beberapa lini amplifier buatan Jeff Rowland maupun Linn.


Point utama yang menurut saya menarik adalah supply antara input stage dan output stage (perhatikan Pin7 - Pin13 untuk V+ dan Pin8 - Pin15 untuk V-) yang dibuat terpisah yang berarti kita diberi peluang untuk bermain-main dengan power supply khususnya penggunaan regulated supply pada bagian input stage, tentunya dengan beberapa kondisi/syarat yang harus diikuti.