Biasanya saya mengandalkan Nitecore i4 untuk mengecas koleksi baterai 18650 akan tetappi lama kelamaan bosen juga harus menunggu semalaman untuk mengecas 4 buah baterai dengan kapasitas 4 x 3000mAh. Terpikir untuk membuat sendiri charger, dengan style tentunya.
Kontroler menggunakan TP5100 yang sudah cukup "teruji" menurut saya. Tetap setia menggunakan program Eagle dalam pembuatan layout. Pemisahan PCB Controller dan Mainboard semata-mata untuk mempermudah jika saya ingin mengganti dengan kontroler lain dimasa yang akan datang.
Tuesday, February 21, 2017
Monday, January 30, 2017
Panduan "singkat" dalam memilih baterai Li-Ion 18650
Pertama-tama hal yang harus dipertimbangkan adalah untuk keperluan apakah baterai tersebut ?
Power Bank, Senter, Rokok Elektrik dkk
Ingat tidak ada yang namanya Baterai terbaik di semua aplikasi. Baterai tertentu biasanya lebih cocok untuk aplikasi tertentu pula.
Secara umum saya pilah menjadi dua kategori High Capacity (+mAh) vs High Discharge Current (+Ampere)
Untuk aplikasi power bank dan senter secara umum lebih mengutamakan kapasitas yang besar dan kebutuhan Amperenya yang kecil agar nampungnya lebih banyak.
Lain halnya dengan rokok elektrik (>15Watt) yang lebih mementingkan Arus keluaran yang besar
Hingga saat saya tulis artikel ini, baterai high capacity 18650 tertinggi dikisaran 3500mAh @ <15A sedang high drain dikisaran 3000mAh @ +30 Ampere
Otomatis anda harus memilih salah satu diantara dua opsi tersebut, mau kapasitas tinggi tapi ampere rendah atau kapasitas rendah dengan ampere tinggi.
Power Bank, Senter, Rokok Elektrik dkk
Ingat tidak ada yang namanya Baterai terbaik di semua aplikasi. Baterai tertentu biasanya lebih cocok untuk aplikasi tertentu pula.
Secara umum saya pilah menjadi dua kategori High Capacity (+mAh) vs High Discharge Current (+Ampere)
Untuk aplikasi power bank dan senter secara umum lebih mengutamakan kapasitas yang besar dan kebutuhan Amperenya yang kecil agar nampungnya lebih banyak.
Lain halnya dengan rokok elektrik (>15Watt) yang lebih mementingkan Arus keluaran yang besar
Hingga saat saya tulis artikel ini, baterai high capacity 18650 tertinggi dikisaran 3500mAh @ <15A sedang high drain dikisaran 3000mAh @ +30 Ampere
Otomatis anda harus memilih salah satu diantara dua opsi tersebut, mau kapasitas tinggi tapi ampere rendah atau kapasitas rendah dengan ampere tinggi.
Labels:
18650,
Baterai,
Batre,
LG HG2,
LG MJ1,
Li-Ion Battery,
Samsung 30Q,
Samsung 35E,
Sanyo NCR18650GA,
Sony VTC6
Friday, January 13, 2017
USB Charger "Coding" dan Quick Charge ?
Melanjutkan tulisan sebelumnya, kelihatannya masih banyak yang bingung dengan istilah "coding" dan apa fungsinya.
USB 2.0 charging memiliki 4 koneksi yakni V+ dan GND (sumber/catu daya) yang berfungsi selain mengirim daya juga mengirim informasi berupa "tegangan" pada jalur data+ dan data-.
Nah data/informasi inilah yang ditangkap oleh gadget/handphone untuk kemudian menentukan seberapa besar daya yang boleh disedot tanpa membuat charger tersebut overload.
Remember this is a "SMART"Phone.
Perhatikan percobaan saya pada "Xiaomi charger menggunakan Apple 2.1A vs DCP coding 1.5A" yakni hanya merubah coding/tegangan pada pin data+/data- maka arus yang ditarik juga ikut berubah tanpa merubah tegangan/arusnya dari sumbernya.
Dibawah ini beberapa tabel coding/tegangan pada data+/data- yang saya rangkum dari beberapa sumber
USB 2.0 charging memiliki 4 koneksi yakni V+ dan GND (sumber/catu daya) yang berfungsi selain mengirim daya juga mengirim informasi berupa "tegangan" pada jalur data+ dan data-.
Nah data/informasi inilah yang ditangkap oleh gadget/handphone untuk kemudian menentukan seberapa besar daya yang boleh disedot tanpa membuat charger tersebut overload.
Remember this is a "SMART"Phone.
Perhatikan percobaan saya pada "Xiaomi charger menggunakan Apple 2.1A vs DCP coding 1.5A" yakni hanya merubah coding/tegangan pada pin data+/data- maka arus yang ditarik juga ikut berubah tanpa merubah tegangan/arusnya dari sumbernya.
Dibawah ini beberapa tabel coding/tegangan pada data+/data- yang saya rangkum dari beberapa sumber
Labels:
Auto Coding,
Fast Charge,
Quick Charge,
Rapid Charge,
USB Charging,
USB Coding
Saturday, January 7, 2017
Xiaomi 10000mAh Power Bank Review
Xiaomi merupakan salah satu merk yang cukup populer dalam kategori Power Bank dan kebetulan berkesempatan untuk mencicipi salah satunya.
Berkapasitas 10.000mAh dengan dimensi yang cukup mungil menurut saya.
Paket penjualan yang cukup minim. Di dalam dus hanya terdapat power bank, kabel USB to Micro USB dengan panjang sekitar 30cm, dan buku panduan yang pastinya cocok buat kalian yang ingin praktek bahasa Mandarin.
Perlu diingat bahwa kapasitas 10.000mAh itu pada tegangan nominal baterai yakni 3.6V jika ingin dikonversi pada tegangan 5.1V maka kapasitasnya menjadi (3.6V/5.1V)*10.000mAh atau sekitar 7.058mAh @ 5.1V dengan asusmsi efisiensi dari proses step-up/boost 100%
Pada bagian bodi power bank itu sendiri sudah tertulis 6.250mAh @ 5.1V yang berarti efisiensinya 6.250mAh/7.058mAh atau sekitar 88%. Cucok dengan labelnya.
Berkapasitas 10.000mAh dengan dimensi yang cukup mungil menurut saya.
Paket penjualan yang cukup minim. Di dalam dus hanya terdapat power bank, kabel USB to Micro USB dengan panjang sekitar 30cm, dan buku panduan yang pastinya cocok buat kalian yang ingin praktek bahasa Mandarin.
Perlu diingat bahwa kapasitas 10.000mAh itu pada tegangan nominal baterai yakni 3.6V jika ingin dikonversi pada tegangan 5.1V maka kapasitasnya menjadi (3.6V/5.1V)*10.000mAh atau sekitar 7.058mAh @ 5.1V dengan asusmsi efisiensi dari proses step-up/boost 100%
Pada bagian bodi power bank itu sendiri sudah tertulis 6.250mAh @ 5.1V yang berarti efisiensinya 6.250mAh/7.058mAh atau sekitar 88%. Cucok dengan labelnya.
Tuesday, December 27, 2016
XTAR MC1 STEROID Follow up menggunakan TP5100 Charging Module dan LG INR18650HG2 Li-Ion Battery Test
Di artikel sebelumnya saya sudah mempost tentang modifikasi XTar Charger menggunakan TP5000 Based Li-Ion Charging Controller, sayangnya charger tersebut menyerah saat saya coba non stop running test selama seharian penuh dan 1 baterai pun menjadi korban overcharging.
Karena masih penasaran, saya mendesain sendiri PCB tidak dengan menggunakan TP5000 akan tetapi saudaranya TP5100. Perbedaan utama pada maksimum input yang lebih tinggi 5-18Volt
Karena masih penasaran, saya mendesain sendiri PCB tidak dengan menggunakan TP5000 akan tetapi saudaranya TP5100. Perbedaan utama pada maksimum input yang lebih tinggi 5-18Volt
Subscribe to:
Posts (Atom)

