Friday, January 27, 2012

JLH Amplifier

Proyek satu ini, merupakan kompor yang pertama kali saya coba setelah sebelumnya hanya bermain di Class AB. Kenapa JLH ? di mata saya karena topologinya unik dan komponen yang digunakan semua tersedia secara lokal dan harganya cukup murah.

Karena ini pertama kalinya mencoba Class A, saya coba langsung menggunakan pendinginan aktif (menggunakan kipas) agar panas yang dihasilkan bisa segera dilepaskan. Pengennya sih pakai buatan third party semaca thermaltake, Aerocool, dkk tapi duitnya hanya cukup untuk beli heatsink bekas (copotan) processor Intel lawas :).



 Untuk versi pertama ini (JLH 1996), saya coba menggunakan alumunium l sebagai mak comblang. Ternyata panas yang dihasilkan oleh output transistor tidak bisa di hantarkan dengan cepat ke pendingin utama sehingga beda temperatur antara l horizontal (tempat jengkol dimount)  dan l vertikal (tempat heatsink dimount) cukup tinggi.


TIdak puas dengan hasil yang pertama, saya coba merombak cara mounting output transistor tentunya merombak pcb lagi. Kebetulan setelah berkonsultasi dengan Geoff saya diberi update skema JLH sekaligus disarankan menggunakan regulated supply. Gambar diatas tidak semua PCB untuk proyek JLH, ada DX Amp pula.


Sesaat sebelum mounting ke heatsink utama. Sebagai pengganti power resistor saya menggunakan resistor 1/2 Watt dengan jumlah total 21pcs/pcb. Terlihat seperti piramida :)


This is it ! Kata Farah Queen (chef super seksi) :D

Skema dan Power Supply dapat dilihat di situs ini ini.

3 comments:

  1. tutorial nya dmn mas??
    ..sebuah lagu..

    ReplyDelete
  2. Gak punya Om
    Bingung saya kalau mau nulis tutorial ===> Maklum ilmunya gak nyampe :)

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete