Tuesday, December 6, 2011

Gainclone LM1875

Boleh dibilang Gainclone sangat populer di kalangan DIYer, hanya membutuhkan beberapa biji resistor, kapasitor, dan ic-nya sendiri tentunya. Bahkan dengan point-to-point pun bisa dengan mudah dilakukan. IC yang umum dipakai biasanya LM3886, 3875, dan 1875. Akan tetapi untuk kali ini saya menjatuhkan pilihan kepada LM1875.

IC ini dapat menghasilkan daya 25Watt pada beban 8 Ohm, saya rasa sudah lebih dari cukup untuk normal listening di dalam kamar. Harganya-pun cukup bersahabat berkisar 15-20rb/pcsnya.

Mulai dari pemilihan skema dan layout, untuk skema saya menggunakan referensi datasheet itu sendiri dengan meniadakan Input caps dan kali ini saya akan menggunakan regulated supply. Menggunakan LT1085/LT1033 (dengan kemampuan menyuplai arus sebesar 3A). Diode menggunakan FEP16DT/FEN16DT yang saya pikir lebih ekonomis, yap hanya membutuhkan 1 pasang (monggo dilihat di datasheet untuk konfigurasi diode tipe ini). Dari sisi regulator juga sama, menggunakan skema referensi dari datasheet regulator tersebut.




Gambar PCB beserta parts, seperti biasa nothing special. Resistor menggunakan Vishay item/Dale/MOX, kapasitor menggunakan merk favorit saya yakni Panasonic FC/Nichicon PET. sisanya bisa dilihat sendiri dengan jelas pada gambar dibawah. Mungkin yang agak overkill adalah Heatsinknya :).


Setelah dirakit, beginilah hasilnya. LM1875, Regulator, beserta diode dimount pada heatsink.


Beginilah kondisi pada saat pengetesan, saya menggunakan konektor untuk power supply karena saya berencana memisahkan antara trafo dengan amplifier dalam dua tempat terpisah. Saya menggunakan trafo BGR/Panasonic dengan output 27-CT-27/5A agar memberikan ruang untuk regulator beraksi, satu trafo cukup untuk berdua.Untuk casing saya menggunakan kayu agar terlihat lebih manis.





mmm, ternyata asyik juga. Dengan dana yang cukup minim, kemudahan dalam merakit dan hasil yang memuaskan, memang tidak salah kalau gainclone tetap menjadi "idola".

16 comments:

  1. Thank's Pak

    copyright-nya ada pada orang tua saya :D

    ReplyDelete
  2. Kl boleh tau harga kit LM1875 dan PSUnya brp pak....?

    ReplyDelete
  3. Seperti comment saya sebelumnya

    Layout ini sudah ada yang pegang copyrightnya
    alias tidak dikomersilkan Pak :)

    ReplyDelete
  4. lho mas LM1875 yang "itu" khan??

    ReplyDelete
  5. Ya, sama persis :)

    Tinggal dibuatin casing yang seksi ==> dijamin cakep kayak Mbak Dian Sastro :D

    ReplyDelete
  6. heatsink nya beli dimana om ??? di surabaya di mana tuh ? brapa dapetnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo hub Mahameru di GEC ==> bakulnya punya banyak stok Pak :)

      Delete
  7. oh iya pak,itu menggunakan lm 1875x4 ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. LM1875nya satu saja (layout paling kiri)
      yang 2 ==> Linear Regulator
      yang 2nya lagi ==> Rectifier

      Delete
    2. makasih pak.saya jg udh merasakan kenikmatan si mungil ini.btw saya mau nanya,adakah or bisakah LM1875 dipararel...? supaya outnya lbh gede.dan...kalo main di 4ohm bisa ga ya...?

      terimakasih

      Delete
    3. Secara "teori" harusnya bisa
      cuma yang bikin susah,"harus" menggunakan Rfeedback dengan toleransi yang lebih baik agar chip bisa sharing load dengan berimbang (walau di output terpasang current balancing resistor)

      Kalau setelah di parallel harusnya lebih mumpuni untuk aplikasi 4 Ohm

      Delete
  8. mantaf gan! Terima kasih atas penjelasannya.

    ReplyDelete
  9. bang, bisa minta nomer hp kagak bang? :D

    ReplyDelete