Lanjutan dari tulisan sebelumnya yang membahas tentang mesin las inverter based merk Redbo tipe MMA-120.
Skema dasar yang dipakai kurang lebih seperti gambar diatas. Topologi yang dipakai adalah Half Bridge berbeda dengan Lakoni yang menggunakan topologi Full Bridge.
Friday, August 24, 2018
Saturday, July 28, 2018
Lakoni Falcon 120e
Kali ini ada Welding Inverter merk Lakoni yang gejalanya lampu power menyala akan tetapi kipas, relay, dll tidak menyala. Otomatis juga tidak bisa dibuat ngelas.
Saat dibongkar, mata tertuju pada rangkaian supply untuk PWM/Driver Mosfet (PCB sebelah kiri), terdapat bercak hitam pada pcb dan komponen. Ternyata usernya sendiri sudah coba mengganti Resistor (Current Limiter) dan Mosfet yang rusak akan tetapi tetap tidak bisa bekerja.
Saat dibongkar, mata tertuju pada rangkaian supply untuk PWM/Driver Mosfet (PCB sebelah kiri), terdapat bercak hitam pada pcb dan komponen. Ternyata usernya sendiri sudah coba mengganti Resistor (Current Limiter) dan Mosfet yang rusak akan tetapi tetap tidak bisa bekerja.
Wednesday, March 14, 2018
Bedah Philips LED Bulb 23W Teardown
Kali ini pindah ke ukuran yang agak bongsor, yup dengan klaim daya 23 Watt dengan output 3000 lumen. Terang bingit pastinya, sayang saat saya coba pasang di rumah lampu downlight bagian diffusernya menyembul keluar plafon karena ukurannya yang jumbo dan akhirnya batal dipasang karena jelek dilihat.
Ukurannya yang cukup bongsor. Sayangnya seri ini sudah dihentikan dan sebagai penggantinya yakni versi 27 Watt dengan output masih sama yakni 3000 Lumen.
Ukurannya yang cukup bongsor. Sayangnya seri ini sudah dihentikan dan sebagai penggantinya yakni versi 27 Watt dengan output masih sama yakni 3000 Lumen.
Sunday, February 25, 2018
Review Speaker Bluetooth Portable Xiaomi MiFa F30
Kebetulan ada speaker MiFa F30 numpang lewat di saya, sekalian saja dibuatin review sebelum berangkat ke siempunya.
Packing yang didapat kurang lebih seperti gambar diatas, tanpa adanya dus. Bahan enclosurenya itu sendiri mirip mika yang cukup tebal dan saya cukup terkesan dengan kualitas packingnya itu sendiri.
Packing yang didapat kurang lebih seperti gambar diatas, tanpa adanya dus. Bahan enclosurenya itu sendiri mirip mika yang cukup tebal dan saya cukup terkesan dengan kualitas packingnya itu sendiri.
Sunday, December 31, 2017
Mechanic HK-936 Solder Station Review / Teardown
Beberapa waktu yang lalu gagang solder yang biasa saya gunakan pecah/patah pada bagian penguncinya. Terpikir untuk mencari solder station cadangan sebagai backup dan setelah ubek-ubek toko online akhirnya opsi jatuh pada Mechanic HK-936 dengan harga kisaran 500rb-an (kelihatannya harga sudah naik ke 600rb-an saat tulisan ini dibuat).
Mengapa merk Mechanic, jujur saja saya menggunakan beberapa komponen pendukung dari merk ini juga seperti pinset, timah solder, timah cair, flux dan selama ini saya suka dengan hasilnya terutama timah solder yang sangat baik kuallitasnya dengan harga yang masuk akal.
Mengapa merk Mechanic, jujur saja saya menggunakan beberapa komponen pendukung dari merk ini juga seperti pinset, timah solder, timah cair, flux dan selama ini saya suka dengan hasilnya terutama timah solder yang sangat baik kuallitasnya dengan harga yang masuk akal.
Wednesday, December 27, 2017
Membedakan flashdisk Toshiba palsu
Jaman now, hampir semua barang mempunyai kloning biasa disebut KW, OEM, Palsu, Ori 99, dst. Contohnya Flashdisk, yang kebetulan bermerek Toshiba Hayabusa berkapasitas 4GB.
Harga yang ditawarkan di toko online cukup beragam, mulai dari 15.000 hingga 35.000 tergantung seller.
Dari bungkus sudah mulai terindikasi dengan tidak adanya stiker hologram distributornya. Walaupun hal tersebut tidak menjamin 100%.
Harga yang ditawarkan di toko online cukup beragam, mulai dari 15.000 hingga 35.000 tergantung seller.
Dari bungkus sudah mulai terindikasi dengan tidak adanya stiker hologram distributornya. Walaupun hal tersebut tidak menjamin 100%.
Monday, November 6, 2017
Daya resistor yang diseri vs diparalel
Sudah beberapa kali saya melihat postingan di media sosial yang menanyakan "Kalau resistor diseri atau diparalel itu wattnya tambah atau tetap".
Kembali ke dasar, perhatikan gambar diatas. Saat resistor 10 Ohm dihubungkan ke sumber daya 10 Volt maka menggunakan rumus Mbah Ohm kita dapatkan besaran arus yang mengalir yakni 1 Ampere.
Kembali ke dasar, perhatikan gambar diatas. Saat resistor 10 Ohm dihubungkan ke sumber daya 10 Volt maka menggunakan rumus Mbah Ohm kita dapatkan besaran arus yang mengalir yakni 1 Ampere.
Wednesday, October 4, 2017
Matching Power MOSFET Menggunakan kit TP4056
Kebetulan saya memiliki sekitar 20 biji N channel Power Mosfet FQA19N20, yang rencana awalnya mau digunakan sebagai Output di amplifier "Amazing FET Circlotron". Sayang sampai sekarang masing ragu, apakah perlu membuat ampli Class A yang terkenal boros listrik tersebut mengingat lagu-lagu favorit saya sudah bergeser lebih ke arah Dangdutan :).
Perhatikan Output Transistor pada sampel sirkuit diatas, masing-masing menggunakan 5 "pasang" mosfet (T9 - T18).
T9-T11-T13-T15-T17 sebisa mungkin di match, begitu juga T10-T12-T14-T16-T18.
Matching Mosfet secara basic yakni mengukur tegangan Vgs pada arus tertentu bahkan kalau pengen "perfect" bisa menggunakan alat yang dapat memplot kurva Tegangan Gate vs Arus Drain yakni Curve Tracer .
Pada artikel yang dirilis Nelson Pass mengenai cara matching yakni menggunakan resistor sebagai current limiter yang disuplai oleh PSU Constant Voltage 15VDC.
Perhatikan Output Transistor pada sampel sirkuit diatas, masing-masing menggunakan 5 "pasang" mosfet (T9 - T18).
T9-T11-T13-T15-T17 sebisa mungkin di match, begitu juga T10-T12-T14-T16-T18.
Matching Mosfet secara basic yakni mengukur tegangan Vgs pada arus tertentu bahkan kalau pengen "perfect" bisa menggunakan alat yang dapat memplot kurva Tegangan Gate vs Arus Drain yakni Curve Tracer .
Pada artikel yang dirilis Nelson Pass mengenai cara matching yakni menggunakan resistor sebagai current limiter yang disuplai oleh PSU Constant Voltage 15VDC.
Tuesday, August 15, 2017
Joule Thief Lampu Philips LED 3W Essential
Kalau sebelumnya saya membuat lampu darurat menggunakan Philips LED 10W, kali ini saya coba membuat versi yang lebih hemat baik dari segi dana maupun daya menggunakan Philips LED 3 Watt Essential.
Dari hasil pengukuran sebelumnya, arus yang dibutuhkan oleh emitternya itu sendiri adalah 120mA dengan tengangan ~18V. Otomatis kita membutuhkan Step-Up atau Boost converter karena tegangan input lebih kecil dibanding tegangan output.
Kenapa kali ini saya menggunakan Boost converter dengan basis IC MT3608 ?
- Input tegangannya bisa turun hingga 3 Volt yang secara otomatis bisa menggunakan baterai Li-Ion sebagai sumber daya.
- Dimensi yang jauh lebih mungil.
- Harga yang lebih murah.
Dari hasil pengukuran sebelumnya, arus yang dibutuhkan oleh emitternya itu sendiri adalah 120mA dengan tengangan ~18V. Otomatis kita membutuhkan Step-Up atau Boost converter karena tegangan input lebih kecil dibanding tegangan output.
Kenapa kali ini saya menggunakan Boost converter dengan basis IC MT3608 ?
- Input tegangannya bisa turun hingga 3 Volt yang secara otomatis bisa menggunakan baterai Li-Ion sebagai sumber daya.
- Dimensi yang jauh lebih mungil.
- Harga yang lebih murah.
Monday, August 7, 2017
Philips LED Bulb 3 Watt Essential Teardown
Sekali-kali nyoba posting via Youtube. Maaf untuk penggunaan Bahasa Inggris (Masih Belepotan ngomongnya) Wkwkwkwkwkwk.
Versi Essential ini "katanya" adalah versi ekonomis dari versi standar. Dusnya sendiri lebih dominan warna putih.
Versi Essential ini "katanya" adalah versi ekonomis dari versi standar. Dusnya sendiri lebih dominan warna putih.
Labels:
3W,
LED Philips,
Philips Bulb,
Philips Essential 3 Watt
Sunday, July 16, 2017
Review baterai Ultrafire 4800mAh 18650
Merk plesetan dari UltraFire yakni UitraFlrc, lebih tepat disebut versi KW dari baterai KW atau bahasa gaulnya KW Kuadrat. Harganya sangat bersahabat dengan kantong, dikisaran 7.000~10.000 Rupiah.
Tegangan nominal 3.7V dengan kapasitas cukup fantastis untuk ukuran baterai 18650 yakni 4800mAh.
Tapi kita tidak boleh suudzon sebelum ada bukti :)
Tegangan nominal 3.7V dengan kapasitas cukup fantastis untuk ukuran baterai 18650 yakni 4800mAh.
Tapi kita tidak boleh suudzon sebelum ada bukti :)
Labels:
18650,
Li-Ion Battery,
UitraFlrc,
UltraFire,
Ultrafire 4800mAh,
Ultrafire Review
Thursday, July 13, 2017
Review Baterai Li-Ion AK 18650 1704
Saya mendapatkan baterai ini dari salah satu lapak di toko online dengan harga Rp 10.000 perbijinya. Cukup murah mengingat klaim kapasitas aslinya yang 2000mAh.
Dari warna dan build quality sendiri masih dibawah baterai Li Ion merk ternama ditambah masalah bobot baterai itu sendiri yang sedikit lebih ringan.
Dari warna dan build quality sendiri masih dibawah baterai Li Ion merk ternama ditambah masalah bobot baterai itu sendiri yang sedikit lebih ringan.
Labels:
18650,
2000mAh,
AK 18650,
Discharge Test,
Li-Ion Battery
Sunday, June 4, 2017
Hannochs Genius 8 Watt LED Lampu Darurat
Hannochs merupakan salah satu merek lokal yang cukup tenar namanya. Punya banyak line-up untuk segmen penerangan baik itu LHE/CFL maupun LED.
Salah satu line-up LED yang akan dibedah kali ini adalah versi Genius 8W/Lampu LED Darurat yang bisa menggunakan AC pada mode normal dan berpindah pada mode back-up menggunakan baterai Lithium saat mode darurat.
Harganya pun masih masuk akal yakni dikisaran 50.000 hingga 60.000 Rupiah perbijinya. Mungkin ada yang menganggap mahal, perlu diingat bahwa harga baterai lithium cukup mahal.
Salah satu line-up LED yang akan dibedah kali ini adalah versi Genius 8W/Lampu LED Darurat yang bisa menggunakan AC pada mode normal dan berpindah pada mode back-up menggunakan baterai Lithium saat mode darurat.
Harganya pun masih masuk akal yakni dikisaran 50.000 hingga 60.000 Rupiah perbijinya. Mungkin ada yang menganggap mahal, perlu diingat bahwa harga baterai lithium cukup mahal.
Sunday, May 28, 2017
Proses charging baterai Li-Ion (18650)
Perhatikan kurva charge baterai dibawah (Panasonic CGR18650D 2350mAh) sebagai sampel.
Proses charge baterai Li-Ion yang BAIK menggunakan Constant Current + Constant Voltage.
Gambar diatas memuat 3 kurva yakni Tegangan, Arus dan Kapasitas baterai selama proses charge.
Proses charge baterai Li-Ion yang BAIK menggunakan Constant Current + Constant Voltage.
Labels:
18650,
4.2V,
AutoCutoff,
Baterai,
Constant Current,
Constant Voltage,
Li-Ion,
Skema,
TP4056
Sunday, May 14, 2017
Monday, May 8, 2017
Lampu LED 3 Watt Panasonic
Merk dengan klaim daya 3 Watt ini memang cukup sulit didapatkan, tidak seperti Philips LED.
Harganya memang sedikit lebih mahal dan secara dimensi sedikit lebih mungil jika dibanding dengan merk Philips untuk daya yang sama. Made In Indonesia !!! Tumben :)
Harganya memang sedikit lebih mahal dan secara dimensi sedikit lebih mungil jika dibanding dengan merk Philips untuk daya yang sama. Made In Indonesia !!! Tumben :)
Thursday, May 4, 2017
Tes kapasitas baterai 18650 bekas
Harga baterai Li-Ion tipe 18650 memang cukup mahal untuk merk ternama, umumnya dikisaran Rp 50.000 hingga Rp 100.000 perbiji untuk kapasitas 3000 ~ 3500 mAh. Di beberapa toko online mulai menjamur Baterai Li-Ion bekas dengan harga yang terjangkau kisaran Rp 8.000 ~ 25.000 perbijinya tergantung kapasitas atau "grade" baterainya itu sendiri.
Saya coba ambil dari beberapa "sumber" masing-masing 2 biji sebagai bahan uji coba untuk mengetahui performa baterainya itu sendiri. 2 merk dan 4 tipe.
Saya coba ambil dari beberapa "sumber" masing-masing 2 biji sebagai bahan uji coba untuk mengetahui performa baterainya itu sendiri. 2 merk dan 4 tipe.
Thursday, April 20, 2017
XL6009 as Constant Current Boost LED Driver HV
Melanjutkan dari tulisan sebelumnya tentang cara memodifikasi kit Step Up XL6009 dari CV menjadi CC.
Maksimum 35Volt output dirasa masih kurang nendang, ini ada suplemen baru agar output bisa dipush hingga limit yakni 60VDC
Tahapan pertama, babat komponen seperti gambar dibawah. Kapasitor output, Dioda, VR, dan Resistor. Jangan kupa untuk memotong jalur yang menuju OUT- baik dibagian ATAS maupun BAWAH PCB, cek menggunakan Multimeter untuk memastikan bahwa OUT- sudah tidak tersambung dengan IN-.
Maksimum 35Volt output dirasa masih kurang nendang, ini ada suplemen baru agar output bisa dipush hingga limit yakni 60VDC
Tahapan pertama, babat komponen seperti gambar dibawah. Kapasitor output, Dioda, VR, dan Resistor. Jangan kupa untuk memotong jalur yang menuju OUT- baik dibagian ATAS maupun BAWAH PCB, cek menggunakan Multimeter untuk memastikan bahwa OUT- sudah tidak tersambung dengan IN-.
Monday, April 10, 2017
Step-Up XL6009 as Constant Current Boost LED Driver
Kit step-up ini bisa dibilang berhamburan di toko elektronik maupun toko online. Harganya terjangkau dan kualitasnya juga lumayan lah. You've got what you pay !
Sebenarnya secara default kit ini sudah bisa digunakan sebagai supply led akan tetapi menggunakan mode Contant Voltage. Cukup ribet mengingat kita harus setting tegangan secara perlahan-lahan sambil membaca arus dibagian output. Lagipula LED itu lebih asyik jika di drive menggunakan Constant Current, cukup setting arus keluaran yang diinginkan maka tegangan dengan sendiri akan menyesuaikan. Be Smart !!
Pertama-tama copot komponen Trimpot/VR dan Resistor 1K3 didekat Induktor dan potong jalur Output Negatif (OUT-) baik pada bagian atas maupun bawah PCB. Ukur menggunakan multimeter untuk memastikan jalur tersebut telah terpisah dari Input Negatif (IN-)
Sebenarnya secara default kit ini sudah bisa digunakan sebagai supply led akan tetapi menggunakan mode Contant Voltage. Cukup ribet mengingat kita harus setting tegangan secara perlahan-lahan sambil membaca arus dibagian output. Lagipula LED itu lebih asyik jika di drive menggunakan Constant Current, cukup setting arus keluaran yang diinginkan maka tegangan dengan sendiri akan menyesuaikan. Be Smart !!
Pertama-tama copot komponen Trimpot/VR dan Resistor 1K3 didekat Induktor dan potong jalur Output Negatif (OUT-) baik pada bagian atas maupun bawah PCB. Ukur menggunakan multimeter untuk memastikan jalur tersebut telah terpisah dari Input Negatif (IN-)
Tuesday, February 21, 2017
DIY Li-Ion 18650 SUPER CHARGER
Biasanya saya mengandalkan Nitecore i4 untuk mengecas koleksi baterai 18650 akan tetappi lama kelamaan bosen juga harus menunggu semalaman untuk mengecas 4 buah baterai dengan kapasitas 4 x 3000mAh. Terpikir untuk membuat sendiri charger, dengan style tentunya.
Kontroler menggunakan TP5100 yang sudah cukup "teruji" menurut saya. Tetap setia menggunakan program Eagle dalam pembuatan layout. Pemisahan PCB Controller dan Mainboard semata-mata untuk mempermudah jika saya ingin mengganti dengan kontroler lain dimasa yang akan datang.
Kontroler menggunakan TP5100 yang sudah cukup "teruji" menurut saya. Tetap setia menggunakan program Eagle dalam pembuatan layout. Pemisahan PCB Controller dan Mainboard semata-mata untuk mempermudah jika saya ingin mengganti dengan kontroler lain dimasa yang akan datang.
Labels:
18650 Charger,
Keystone 1048,
Li-Ion Charger,
Nitecore i4,
SuperCharger,
TP5100
Subscribe to:
Posts (Atom)










