Rangkaian ini bekerja dengan cara berkebalikan dari Power Supply yang "menghasilkan" tegangan atau arus tertentu.
Untuk menguji Power Supply, baterai dkk kita membutuhkan beban untuk mengetahui respon dari sumber tegangan tersebut saat dibebani apakah tegangan masih teregulasi dengan baik disaat beban tertentu atau malah drop
Bisa juga digunakan untuk mengetahui kapasitas sebuah baterai "Lithium" misalnya.
Ada berbagai macam cara pembebanan, mulai dari Constant Voltage, Constant Current, Constant Resistance, Constant Power dll.
Untuk kali ini kita membahas Constant Current / Arus Tetap (bingung Bahasanya) dan Cara "termudah" menggunakan MOSFET.
Sunday, October 23, 2016
Sunday, October 16, 2016
Blog tidak penting lainnya
Monggo kalau mau berkunjung ke blog saya. Walupun bahasa Inggris saya masih belepotan.
Untuk blog satu ini saya lebih condong ke LED pada pencahayaan "Automotive forward lighting" atau bahasa gaulnya lampu utama, karena mobil/motor model baru sudah mulai beralih ke LED.
torega.wordpess.com
Untuk blog satu ini saya lebih condong ke LED pada pencahayaan "Automotive forward lighting" atau bahasa gaulnya lampu utama, karena mobil/motor model baru sudah mulai beralih ke LED.
torega.wordpess.com
Labels:
Automotive LED Headlight,
LED Driver,
Nichia,
Osram
Saturday, October 8, 2016
Simple test ATX Power Supply Komputer Amacrox Warrior
Merk Amacrox, memang bukan merk terkenal. Saya coba mencari tahu siapakah OEM dari power supply ini dan ternyata buatan FSP Group, Joss. Seri Warrior dengan daya output 350 Watt, Dulu saya membeli power supply ini hanya untuk sistem pas-pasan dan bisa dibilang cukup kecil untuk kebutuhan komputer kelas moderate.
Labels:
350 Watt Power Supply Komputer,
Amacrox,
ATX Power Supply,
FSP,
Warrior
Saturday, October 1, 2016
MP2307 DC-DC Buck Converter / Step Down DC Converter
Harap dimaklumi kalau dirasa mungkin akhir-akhir ini saya lebih suka membahas tentang barang murah dan tidak berhubungan dengan "audio stuff".
Untuk saat ini saya sendiri lebih tertarik masalah LED dan perangkat pendukungnya seperti driver termasuk low power DC-DC Converter.
Saat mengorder Class D Amp PAM8610 kemarin saya juga mencoba salah satu kit DC-DC Converter dengan harga yang juga terjangkau.Rencananya akan dipergunakan sebagai charger/cas handphone butut saya.
Sebenarnya bisa dibilang banyak sekali kit Step Down yang ada di lapak online, akan tetapi kit ini menarik perhatian saya lebih dikarenakan saya tidak melihat adanya freewheel diode di pcb tersebut
Built in Diode ?!
Untuk saat ini saya sendiri lebih tertarik masalah LED dan perangkat pendukungnya seperti driver termasuk low power DC-DC Converter.
Saat mengorder Class D Amp PAM8610 kemarin saya juga mencoba salah satu kit DC-DC Converter dengan harga yang juga terjangkau.Rencananya akan dipergunakan sebagai charger/cas handphone butut saya.
Sebenarnya bisa dibilang banyak sekali kit Step Down yang ada di lapak online, akan tetapi kit ini menarik perhatian saya lebih dikarenakan saya tidak melihat adanya freewheel diode di pcb tersebut
Built in Diode ?!
Saturday, September 24, 2016
PAM8610 Class D Amplifier Review
Sebelum ini saya telah menyinggung masalah PAM8403 Amplifier, dan saya hanya merasa kurang dengan output power yang dihasilkan.
Saya tertarik dengan saudaranya yakni PAM8610. Power yang sedikit lebih besar dari adiknya dan harganya juga masih terjangkau yakni kisaran ~ Rp 30.000 di Toko Online ternama. Coba bungkus satu buat eksperimen.
Satu hal yang agak down side menurut saya adalah dibutuhkannya 12VDC Input, artinya saya tidak bisa menggunakan Power Bank sebagaimana adiknya. Akan tetapi masih bisa saya mentolerir karena kebetulan saya memiliki Aki yang biasanya saya gunakan sebagai sumber/daya penerangan saat listrik padam. Maklum tinggal di pelosok dan sangat rentan dengan hal tersebut.
Saya tertarik dengan saudaranya yakni PAM8610. Power yang sedikit lebih besar dari adiknya dan harganya juga masih terjangkau yakni kisaran ~ Rp 30.000 di Toko Online ternama. Coba bungkus satu buat eksperimen.
Satu hal yang agak down side menurut saya adalah dibutuhkannya 12VDC Input, artinya saya tidak bisa menggunakan Power Bank sebagaimana adiknya. Akan tetapi masih bisa saya mentolerir karena kebetulan saya memiliki Aki yang biasanya saya gunakan sebagai sumber/daya penerangan saat listrik padam. Maklum tinggal di pelosok dan sangat rentan dengan hal tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)
